Ibnu Sina : Penulis Kitab Suci Kedokteran

Nama paling terkenal dalam catatan kedokteran Arab setelah al-Razi adalah Ibnu Sina (Avicenna, yang masuk ke bahasa latin melalui bahasa Ibrani, Aven Sina, 980-1037), hidup pada masa Dinasti Abbasiyah yang disebut oleh orang Arab sebagai al-syaikh al-ra’is “pemimpin” (orang terpelajar) dan “pangeran” (para pejabat). AL-Razi lebih menguasai kedokteran daripada Ibnu Sina, namun Ibnu Sina lebih menguasai filsafat daripada al-Razi. Dalam diri seorang dokter, filsof, dan penyair inilah ilmu pengetahuan Arab mencapai titik puncaknya dan berinkarnasi.

Abu Ali al-Husayn, nama depan Ibnu Sina, adalah putra Abdullah dari keluarga Ismail. Lahir dekat Bukhara, ia menghabiskan seluruh masa hidupnya di bagian timur dunia Islam dan dimakamkan di Hamadan. Hinggakini makamnya masih terlihat disana. Ketika muda ia berhasil menyembuhkan sultan Dinasti Samaniyah di Bukhara, Nuh bin Manshur (memerintah 976-997), sehingga ia diberi hak istimewa untuk menggunakan perpustakaan besar milik raja. Dianugerahi kemampuan luar biasa untuk menyerap dan memelihara pengetahuan, sarjana Islam dari Persia ini membaca buku-buku di perpustakaan itu dan pada usia 21 tahun ia mulai menulis buku. Tulisannya meliputi sistematisasi pengetahuan pada masanya. Al-Qifthi hanya menyebutkan 45 karya Ibnu Sina, namun seorang penulis biografi modern menyebutkan lebih dari 200 karya Ibnu Sina yang mencakup tulisan tentang filsafat, kedokteran, geometri, astronomi, teologi, filologi, dan kesenian. Diantara karya puisinya yang terkenal adalah puisi bersajak yang menggambarkan “turunnya jiwa ke dalam tubuh dari tempat yang lebih tinggi” dan terus dihafal oleh mahasiswa muda di dunia Timur Arab.

Di antara karya-karya ilmiahnya , dua bukunya yang paling unggul adalah kitab al-Syifa (buku tentang penyembuhan), sebuah buku ensiklopedia filsafat yang didasarkan pada tradisi Aristotelian yang telah dipengaruhi oleh neo-Platonisme dan teologi Islam, serta al-Qanun fi al-Thibb yang merupakan kodifikasi pemikiran kedokteran Yunani-Arab. Teks berbahasa Arab dari buku al-Qanun diterbitkan di Roma pada 1593, dan kemudian menjadi salah satu buku berbahasa Arab tertua yang pernah diterbitkan. Diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerard dari Cremona pada abad ke-12, buku tersebut, dengan seluruh kandungan ensiklopedisnya, susunannya yang sistematis dan penuturannya dan filosofis, segera menempati posisi penting dalam literatur kedokteran pada masa itu, menggantikan karya-karya Galen, al-Razi, dan al-Majusi, serta menjadi buku teks pendidikan kedokteran di sekolah-sekolah Eropa. Pada 30 tahun terakhir abad ke-15, buku itu telah mengalami 15 kali cetak ulang dalam bahasa Latin dan satu kali dalam bahasa Ibrani. Beberapa tahun kebelakang, sebagian buku itu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Buku itu membedakan antara mediastinum dan Pleurisy  (pembengkakan pada paru-paru), dan mengenali potensi penularan wabah phthisis (penyakit saluran pernafasan, terutama Asma dan TBC) melalui pernafasan dan penyebaran berbagai penyakit melalui air dan debu. Buku itu memberikan diagnosis ilmiah tentang penyakit ankylostomiasis dan menyebutkan cacing pita sebagai penyebabnya. Obat-obatan yang disebutkan dalam buku itu berjumlah sekitar 760 macam. Dari abad ke-12 hingga abad ke-17, buku itu menjadi panduan utama ilmu kedokteran di Barat, dan masih digunakan di dunia Timur Islam. Dalam ungkapan Dr.Osler penulis The Evolution of Modern Medicine, buku itu telah menjadi kitab suci kedokteran dalam waktu yang lebih lama daripada karya-karya lainnya. Gambar Ibnu Sina dapat dilihat menghiasi dinding ruang Fakultas Kedokteran di Universitas Paris.

Sumber : History of the Arabs Oleh Philip K. Hitti

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s