Dakwah Secara Sembunyi dan Perintah Sholat

Turunnya wahyu kedua yaitu surat Al-Mudatsir, membuat Rasulullah memasuki tahapan baru dalam berdakwah. Tidak ada lagi waktu bagi Nabi untuk beristirahat dan bersantai hingga akhir hayat. Beliau mulai menyebarkan ajaran Islam secara sembunyi. Cara ini ditempuh karena kaumnya adalah orang-orang yang tidak beragama dan menggunakan pedang sebagai solusi masalah. Strategi ini sangat tepat agar penduduk Mekkah tidak terkejut dengan apa yang akan disampaikan Rasulullah SAW.

Dakwah yang sarat duri dimulai. Nabi mulai mengajak keluarga dan orang-orang terdekatnya untuk masuk Islam. Mereka yang tidak memiliki sedikitpun keraguan terhadap Rasulullah langsung mengikuti ajakan beliau.

Dalam sejarah Islam mereka dikenal sebagai al-Sabiqun al-Awwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam). Mereka adalah : Khadijah, budak beliau Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar bin Shiddiq serta putri-putri Rasulullah. Pada tahap awal menyebarkan Islam, nabi Muhammad SAW sangat berhati-hati. Beliau tidak menyampaikan kenabiannya kepada sembarang orang, tetapi kepada mereka yang dapat dipercaya.

Khadijah adalah orang pertama yang diajak nabi Muhammad SAW memeluk Islam. Ajakan itu langsung diterima Khadijah. Sejak sebelum menikah dan kemudian setelah menjadi istri nabi Muhammad, Khadijah sangat memercayai suaminya. Ia yakin pria yang mendampingi hidupnya itu adalah seorang nabi setelah melihat tanda-tandanya selama ini. khadijah adalah orang pertama yang belajar sholat dari Rasulullah yang merupakan perintah Allah SWT jauh sebelum Isra’ Mi’raj.

Diriwayatkan pada saat Rasulullah sedang berada di dataran tinggi Mekkah datanglah Jibril seraya membisikkan agar beliau menuju sebuah lembah. Maka di lembah itulah muncul sebuah mata air. Jbril memperagakan wudhu dihadapan Rasulullah, dan beliau pun melihat bagaimana langkah-langkah bersuci untuk sholat. Rasulullah kemudian mengikuti tata cara jibril wudhu. Setelah itu Jibril berdiri memperagakan gerakan sholat, dan Rasulullah pun sholat seperti sholatnya Jibril. Setelah itu Jibril pergi dari hadapan beliau. Kemudian Rasulullah pergi menemui Khadijah untuk memperagakan wudhu dan sholat yang dilihatnya dari Jibril. Dan Khadijah pun menirukan persis seperti yang dilakukan Rasulullah.

Sumber :

The great story of Muhammad SAW Oleh Ahmad Hatta, dkk

Sejarah lengkap Rasulullah Oleh Prof. Dr. Muhammad Ali Ash-Shalabi

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s