Yerussalem : Kota Suci Ketiga

Yerussalem

Yerussalem, inilah kota suci ketiga umat Islam setelah Makkah dan Madinah. Di awal perkembangan agama Islam, Yerussalem menempati posisi yang sangat penting. Selama periode Makkah hingga satu tahun pasca hijrah ke Madinah, kota itu sempat menjadi kiblat pertama bagi umat Islam, setelah itu Rasulullah SAW memindahkan arah kiblat ke Masjidil Haram, Makkah.

Yerussalem juga tercatat sebagai kota yang sangat penting setelah peristiwa Isra Mi’raj Muhammad SAW. Sebuah perjalanan dimana Allah SWT memerintahkan kepada seluruh umat Islam untuk menunaikan perintah Sholat.

“Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS : Al-Israa ayat 1).

Yerussalem pun bertambah istimewa lantaran dikota itulah beberapa Rasul terdahulu menerima wahyu dari Sang Khalik. Syahdan, kali pertama Yerussalem dibangun Nabi Daud AS setelah menguasai kota itu dari masyarakat Yebusit. Nabi Daud lalu mengembangkan dan menjadikan Yerussalem sebagai ibu kota kerajaanya.

Tahta kerajaan Nabi Daud lalu digantikan Nabi Sulaiman AS. Di kota itu Nabi Sulaiman membangun sebuah Haekal atau Harem Syarif (tempat yang mulia) lengkap dengan singgasananya. Para ahli sejarah Yahudi mengatakan, Nabi Sulaiman membangun sebuah kuil bernama “Baitallah” yang menjadi tempat beribadah umat Yahudi pertama yang indah dan megah. Di tengah Haekal itu terdapat batu hitam bernama Sakhrah Muqadasah. Berlandaskan batu itulah Rasulullah SAW melanjutkan mikraj menghadap Sang Pencipta untuk menerima perintah Sholat.

Pasukan Babilonia menguasai Yerussalem setelah merebutnya dari orang Yahudi. Di bawah kendali dan perintah Raja Babilonia, Nebukadnezar bangunan Haekal dihancurkan. Pada masa itu Yerussalem terlarang bagi orang Yahudi. Ketika kekuasaan diambil alih kerajaan Parsi, orang Yahudi kembali bisa memasuki kota itu.

Umat Yahudi pun kembali diizinkan membangun kembali Haekal yang telah luluh lantak. Bangunan Haekal yang kedua itu dibangun pada masa kepemimpinan Herodus yang Agung. Setelah itu Yerussalem jatuh ke tangan Romawi. Pada masa itu orang Yahudi melakukan pemberontakan, lagi-lagi Haekal kembali diratakan dengan tanah oleh tentara Romawi.

Kaisar Romawi memerintahkan supaya Yerussalem dibangun kembali. Di kota itu dibangun kuil bagi orang Romawi. Orang Yahudi kembali tidak diizinkan menjalankan ibadahnya. Bagi kaisar Constantine dari kerajaan Bizantium, Yerussalem merupakan tempat yang penting. Constantine menjadikan kota itu sebagai pusat keagamaan Kristen dengan membangun Church of the Holy Sepulcher pada tahun 335 M.

Yerussalem memasuki babak baru ketika tentara Islam di bawah pimpinan Umar bin Khattab mulai melakukan ekspansi pertama. Umar memerintahkan Khalid bin Walid dan Abu Ubaidah bin Jarrah untuk menaklukkan kepongahan kerajaan Bizantium. Pada 638 M, Yerussalem dapat ditaklukkan tentara Muslim beserta kota-kota lainnya seperti Mesir, Suriah, Damaskus, hingga Maroko.

Di bawah kepemimpinan Umar, kebebasan beribadah sangat dijunjung tinggi. Toleransi antar umat beragama begitu harmonis. Setiap pemeluk agama bisa menjalankan ibadahnya sesuai agama dan keyakinannya dengan tenang dan aman.

Di bawah kekuasaan Islam Yerussalem tumbuh begitu pesat. Selain di era Khulafa Ar-Rasyidin, pada masa dinasi Umayyah dan Abbasiyah, Yerussalem berkembang pesat sehingga saat itu menjadi tempat paling subur di Palestina.

Sayangnay kerukunan umat beragama di kota tiga agama itu (Islam, Kristen, dan Yahudi) akhirnya retak. Saat Al-Hakim Amr Allah, seorang khalifah kerajaan Fatimiyah berkuasa, Gereja Jirat Suci dihacurkan. Konon, kebijakan Khalifah inilah yang menjadi salah satu pemantik terjadinya Perang Salib. Yerussalem akhirnya ditaklukkan tentara Perang Salib pada tahun 1099 M dari kekuasaan Khalifah Al-Musta’li.

Umat Islam, Yahudi dan Kristen diantai tentara Salib. Mereka tidak bisa membedakan orang kristen yang tinggal di Yerusalem. Di kota ini kemudian muncul kerajaan kristen pertama dan Godfrey menjadi raja pertamanya. Umat Islam kembali merebut Yerussalem pada 1187 M di bawah komando pahlawan Islam Salahudin Al-Ayyubi.

Kedamaian kembali tercipata di tanah Yerussalem. Akan tetapi sayangnya pada 1243, Yerussalem kembali jatuh ke tangan tentara Salib. Pada tahu 1517, Yerussalem kembali jatuh ke tangan Turki Usmani. Yerussalem akhirnya lepas dari tangan umat Islam setelah Turki kalah dalam perang dunia I.

Salah satu saksi kejayaan Islam di kota ini yaitu Masjid Kubah Batu yang berada di tengah kompleks Al-Haram Asy-Syarif yang terletak di sebelah timur di dalam kota Lama Yerussalem (Baitul Maqdis). Masjid itu berkubah keemasan. Sedangkan Masjid Al-Aqsa yang berubah biru berada pada sisi tenggara Al-Haram Asy-Syarif menghadap arah kiblat (Kota Makkah).

Pembangunan Kubah Batu tersebut diprakarsai oleh Abdul Malik bin Marwan pada tahun 66 H / 685 M dan selesai tahun 72 H / 691 M. Pembangunan masjid itu dikerjakan oleh dua arsitek muslim yaitu Raja’ bin Hayat dari Bitsan dan Yazid bin Salam dari Yerussalem. Keduanya dari Palestina.

Bentuk kubahnya banyak dipengaruhi arsitektur Bizantium. Sejarawan Al-Maqdisi menuturkan bahwa biaya pembangunan masjid tu mencapai 100 ribu koin emas dinar. Di dalam masjid itu terdapat batu atau sakhrah berukuran 56 x 42 kaki. Di batu tersebut Nabi Muhammad melakukan mi’raj dan sebagai saksi peristiwa tersebut maka dibangunlah Kubah Sakhrah di atasnya, menurut literatur Islam, nilai kesucian sakhrah sama dengan Hajar Aswad. Di dalamnya dipenuhi ukiran model Bizantium. Selin itu juga terdapat mihrab besar yang jumlahnya mencapai 13 buah.

Sumber : Menyusuri kota jejak kejayaan Islam Oleh Tim Penulis Republika

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s