Kisah Keadilan Umar bin Khattab Terhadap Seorang Yahudi

Pada masa khalifah Umar bin Khattab, ada gubernur Mesir bernama Amr bin ‘Ash. Dia berniat untuk membangun sebuah masjid di daerah yang masih dalam kekuasaannya. Namun keinginannya itu terbentur dengan adanya rumah yang harus digusur, dan rumah tersebut ternyata dimiliki oleh seorang Yahudi tua. Gubernur Amr bin ‘Ash lalu memanggil Yahudi tua tersebut dan meminta … Continue reading Kisah Keadilan Umar bin Khattab Terhadap Seorang Yahudi

Advertisements

(Part 1) Penaklukan Palestina (Jalil)

Pada musim gugur tahun 635 M, atas titah khalifah Umar di Madinah, Amr ibn al-Ash dan Syarhabil ibn Hasanah beserta pasukannya bergerak menuju Palestina. Palestina merupakan tanah pusaka bagi sejarah peradaban manusia. Palestina adalah wilayah suci yang diberkahi, tempat sejarah kehidupan nabi-nabi terjadi; Ibrahim, Ishak, Yakub, Dawud, Sulaiman, Ilyasa, dan para pengiku Musa, juga al-Masih, … Continue reading (Part 1) Penaklukan Palestina (Jalil)

(Part 5) Penaklukan Suriah (Antiokia)

Kaisar Heraklius dikabarkan telah meninggalkan  Antiokia dan mundur ke Edessa (Raha), untuk kemudian berabjak menuju ibu kota kekaisaran di Konstantinopel yang selama sepuluh tahun terakhir tidak pernah dikunjunginya. Sebelum meninggalkan Antiokia, Heraklius sempat bersujud dan menumpahkan air mata di hadapan gereja agung Antiokia. Ia berkata, “Kedamaian untukmu wahai Suriah”. Ini adalah perpisahan tanpa ada lagi … Continue reading (Part 5) Penaklukan Suriah (Antiokia)

(Part 4) Penaklukan Suriah (Aleppo)

Pasukan Islam bergerak menuju Aleppo. Sebagaimana kota-kota di sepanjang wilayah Suriah lainnya, kota Aleppo telah berusia lebh dari seribu tahun. Kota ini berdiri di atas bukit yang tinggi dan terjal, dikelilingi benteng yang kokoh. Aleppo dibangun oleh kerajaan Amoria pada tahun 1600 SM, sekaligus menjadikannya sebagai ibu kota. Setelah jatuhnya kerajaan Amoria, Aleppo kemudian dikuasai … Continue reading (Part 4) Penaklukan Suriah (Aleppo)

(Part 3) Penaklukan Suriah (Emesa)

Setelah mendengar kejatuhan Damaskus, Kaisar Heraklius segera mundur dari Emesa menuju Antiokia – kota terbesar Suriah di sebelah Utara, di perbatasan Suriah dan Asia Minor. Sementara itu di puncak musim dingin Suriah, Maret 635 M, pasukan Islam pimpinan Abu Ubaidah dan Khalid bergerak ke utara menuju Emesa. Mereka melewati Baalbek (Heliopolis), daerah subur dan hijau … Continue reading (Part 3) Penaklukan Suriah (Emesa)

(Part 2) Penaklukan Suriah (Fihl)

Setelah Damaskus dikuasai, Abu Ubaidah, Khalid, Syarhabil, Amr, dan pasukan Islam lainnya bergerak ke selatan menuju Fihl, sebuah kota kecil di lembah Baisan, beberapa kilometer di selatan Danau Tiberias yang menjadi salah satu wilayah utama Yordania. Fihl dilewati aliran sungai Yordan yang deras, yang menghubungkan Danau Tiberias dengan Laut Mati. Ketika mengetahui pasukan Islam datang … Continue reading (Part 2) Penaklukan Suriah (Fihl)

(Part 1) Penaklukan Suriah (Damaskus)

Ekspansi Islam ke negara-negara di luar Makkah dan Madinah dimulai setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Terutama pada saat pemerintahan Umar bin Khattab, Islam mulai gencar melakukan penaklukan ke negara-negara yang berada di bawah kekuasaan Bizantium dan Persia. Setelah terpilih menjadi pengganti Abu Bakar, Umar mengambil alih komando besar atas pasukan muslim. Mula-mula Umar mengganti Khalid … Continue reading (Part 1) Penaklukan Suriah (Damaskus)

Sosok “Al-Faruq” (Part 5) Hidup Matinya Untuk Tuhan

Apa yang akan engkau katakan kepada Tuhanmu esok? Dalam ungkapan ini terbentuk agama dan jalan hidup Umar. Dari ungkapan ini ia mengambil standar dan pertimbangan hidupnya. Di dalamnya terdapat jaminan keselamatan untuk menyeberangi dunia dan jaminan mengalirnya dunia dengan segala kenikmatannya kepadanya. Di hadapan setiap asupan yang lezat, minuman yang dingin menyegarkan atau pakaian yang … Continue reading Sosok “Al-Faruq” (Part 5) Hidup Matinya Untuk Tuhan

Sosok “Al-Faruq” (Part 4) Tebusan

Kekuatan dan kemurnian yang sama bekerja dalam karakter unik seorang Umar setelah Islam resmi menjadi agamanya. Akan tetapi setelah keislamannya, karakter ini jauh lebih terasah dan lebih bersinar daripada sebelum masa keislamannya. Bidangnya bukan lagi patung-patung yang membisu di sekeliling Ka’bah, atau urusan-urusan tak bernilai yang berkembang di kota Mekkah, akan tetapi sekarang karakter ini … Continue reading Sosok “Al-Faruq” (Part 4) Tebusan

Sosok “Al-Faruq” (Part 3) Ketika Islam Menyapa

Pada suatu hari yang sangat panas, Umar bin Khaththab keluar dari rumahnya membawa tekad yang membara. Dengan pedangnya terhunus, ia mengayunkan langkahnya menuju rumah Arqam, dimana Rasulullah SAW dan beberapa shabatnya melakukan dzikir dan beribadah kepada Allah SWT. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan Nua’im bin Abdullah, sekilas ia bisa menangkap roman wajah Umar memancarkan … Continue reading Sosok “Al-Faruq” (Part 3) Ketika Islam Menyapa