Terpujilah Kita

Jika sebuah penghinaan tak lebih mengerikan Dibanding apa yang Allah tutupi dari kesejatian kita Maka bukankah ia adalah sebait sanjungan? Pemuda itu tak tahu dari mana sebuah kepanitiaan seminar pendidikan anak mengenal namanya. Ya, mereka ada jauh di luar kota. Tetapi mereka telah mengundangnya untuk berbicara, dan dia berprasangka baik. Dia masih tertatih belajar tentang … Continue reading Terpujilah Kita

Advertisements

Terlalu Besar

Ketika pasukan telah erat disatukan Yang pemberani tak berkesempatan maju seorang diri Yang pengecut takkan bisa mundur berlari-lari -Sun Tzu- Dalam dekapan ukhuwah, orang besar dengan tindakan yang terlalu besar terkadang merepotkan. Atau setidaknya, menggelisahkan. Inilah yang dirasakan Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar ibn Khattab ketika perang melawan para pembangkang yang menolak membayar zakat dan … Continue reading Terlalu Besar

Menang dan Kalah, Syuraa dan Sabar

“...karena jiwa tidak akan pernah menang Dalam semua kecamuk perang Kecuali setelah ia menang dalam pertempuran rasa Pertarungan akhlak, dan pergulatan manhaj...” -Sayyid Quthb, Fii Zhilaalil Qur’an- Semakin banyak manusia berhimpun, maka akan semakin terlihat betapa beragamnya mereka. Perbedaan-perbedaan tak terelakkan baik dalam merasa, memperhatikan, memikirkan, menelaah, mengambil sikap, maupun bertindak. Maka hidup berjama’ah sekokoh … Continue reading Menang dan Kalah, Syuraa dan Sabar

Nasehat Artinya Ketulusan

Nasehati aku dikala kita hanya berdua Jangan meluruskanku di tengah ramai Sebab nasehat di depan banyak manusia Terasa bagai hinaan yang membuat hatiku luka   -Asy-Syafi’i, Diwan-   Dalam salah satu segi, menjaga harmoni memang berarti menghindari konflik. Adalah lebih baik diam jika bicara justru memperkeruh suasana. Lebih baik mengalah jika menang berarti membuat luka. … Continue reading Nasehat Artinya Ketulusan

Dalam Dekapan Ukhuwah

Judul : dalam Dekapan Ukhuwah Penulis : Salim A. Fillah Penerbit : Pro-U Media   Karena beda antara kau dan aku seringkali jadi sengketa Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu Wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali: “Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara” … Continue reading Dalam Dekapan Ukhuwah

Karena Ukuran Kita Tak Sama

Seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya Memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti Memaksakan kasut besar untuk tapak mungil akan merepotkan Kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi Seorang lelaki tinggi besar berlari-lari di tengah padang. Siang itu mentari seolah didekatkan hingga tinggal sejengkal. Pasir membara, reranting menyala. Angin kering … Continue reading Karena Ukuran Kita Tak Sama

Bekerja, Maka Keajaiban

Iman kita agaknya bukan bongkah batu karang yang tegak kokoh Dia hidup bagai cabang menjulang dan dedaunan rimbun Selalu tumbuh, dan menuntut akarnya menggali kian dalam Juga merindukan cahaya mentari, embun, dan udara pagi Kita masih bicara tentang iman. Dengan akarnya yang teguh, kita bergayut memelukkan keyakinan. Hunjamannya yang dalam menjadi pengokoh pijakan kaki. Kita … Continue reading Bekerja, Maka Keajaiban

Iman yang Tak Sendiri

“Injak kepalaku ini hai, Bilal!, Demi Allah, kumohon injaklah!” Abu Dzar Al-Ghiffari meletakkan kepalanya di tanah berdebu. Dilumurkannya pasir ke wajahnya dan dia menunggu penuh harap terompah Bilal ibn Rabah segera mendarat di pelipisnya. “Kumohon Bilal saudaraku,” rintihnya, “Injaklah wajahku. Demi Allah aku berharap dengannya Allah akan mengampuniku dan menghapus sifat jahiliah dari jiwaku.” Abu … Continue reading Iman yang Tak Sendiri