212 : Sebuah Momentum Hijrah

Berawal dari kata-kata menyakitkan yang secara sengaja keluar dari mulut seorang non-muslim No.1 di DKI, ketika ia tengah berpidato di pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang kemudian diproses secara hukum sebagai kasus “penistaan agama”. Umat Islam sebagai penghuni mayoritas Negara Indonesia merasa tersakiti dan menuntut agar Sang Penista mendapat sanksi hukum secara adil. Berbagai aksi dari … Continue reading 212 : Sebuah Momentum Hijrah

Advertisements