Pengikat Kebajikan

Ar-Rahman. Dia mengajarkan Al-Quran. Dia mencipta manusia. dia ajari pandai menyampaikan. (Q.S. Ar-Rahman : 1-4) Ar-Rahman. Nama Allah yang indah ini menggambarkan keluasan kasih yang tiada pilih, kelapangan sayang yang tiada berbilang, kemerataan cinta yang tiada tara, berbilang kebaikan yang tak berhingga, dan berlimpah karunia yang takkan sanggup manusia menghitungnya. Surah yang mulia ini memang … Continue reading Pengikat Kebajikan

Advertisements

Pencerah Tempat dan Zaman

Kenalkan matahari pada mereka yang buta Dengan hangatnya, bukan terangnya Amir ibn Syurahbil Asy-Sya’bi adalah Imam para tabi’in di Kufah pada masanya. “Kedudukannya dalam ilmu,” demikian menurut Imam Adz-Dzahabi, “hanya dicapai oleh tiga orang lain yang sezaman dengannya. Mereka adalah Sa’id ibn Al-Musayyab di Madinah, Hasan Al-Bashri di Bashrah, dan Makhul di Syam.” Masa kecil … Continue reading Pencerah Tempat dan Zaman

Cicak di Dinding dan Keyakinan Utuh

Barang siapa memperbagus hal-hal tersembunyinya, niscaya Allah jelitakan apa yang tampak dari dirinya. Barang siapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah baikkan hubungannya dengan sesama. Barang siapa disibukkan oleh urusan agamanya, maka Allah yang akan mencukupkannya dalam perkara dunia. (Umar ibn Abdil Aziz) Seandainya kita adalah seekor cicak, mungkin sudah sejak dulu kita berteriak, “Ya … Continue reading Cicak di Dinding dan Keyakinan Utuh

Halal, Akar Kebaikan (2)

Asupan halal adalah pelembut hati yang paling mula-mula. Seseorang datang kepada Abu Abdillah Ahmad ibn Hanbal untuk mengadukan kekerasan hatinya. “Lembutkanlah hati kalian,” ujar Imam Ahmad Rahimahullah, “dengan hanya mengasup makanan yang halal.” “Sebab dengan makanan yang halal itulah,” demikian ibn Qayyim Al-Jauziyah dalam Ath-Thibbun Nabawi, “zat-zat yang masuk ke tubuh menjadi ramah kepada fitrah, … Continue reading Halal, Akar Kebaikan (2)

Halal, Akar Kebaikan (1)

Demi Allah, memastikan halalnya satu suapan ke mulutku, lebih aku sukai daripada bershadaqah seribu dinar. (Abdullah ibn Umar Radhiyallahu Anhu) Adalah Nabi SAW, kakek yang sangat penyayang. Digendongnya sang cucu Umamah binti Abil ibn Rabi’ ketika menghadap Sang Pencipta Alam. Saat beliau berdiri gagah, Umamah nyaman di papah. Saat beliau ruku’ mengiblat, gadis cilik itu … Continue reading Halal, Akar Kebaikan (1)

Sosok dan Perubahan

“Dan aku adalah kesempurnaan nikmat Allah atas orang-orang beriman!” Ungkapan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ini adalah akhir rangkaian sabda dalam menjawab pertanyaan para sahabat tentang diri beliau yang direkam Ibn Ishaq di dalam Sirahnya. Ialah penegas bagi kita; betapa kehadiran sang pembawa kabar gembira, pemberi peringatan, penyeru ke jalan Allah dengan izin-Nya, dan pelita … Continue reading Sosok dan Perubahan

Yang Yatim dan Diyatimkan

“Aku adalah anak dua orang yang disembelih.” Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang dicatat Imam Al Hakim An-Naisabury dalam Al-Manaqib ini mengenangkan kita pada dua kejadian besar. Awal-awal, bahwa sang dzabih, insan yang dikorbankan pertama-tama di garis moyang Rasulullah adalah seorang anak yang diyatimkan. Dia lahir sebagai jawaban atas doa yang tak kecewa, dalam … Continue reading Yang Yatim dan Diyatimkan

Dia, Tentang Dirinya

Di lapis-lapis keberkahan; mengenal sosok yang seiman, pribadi yang seislam, dan sahabat yang seihsan adalah nikmat yang menetap di hati, bertumbuh di jiwa, serta berbuah semanis-manisnya. Maka betapa memuncak kesyahduan itu, jika yang kita akrabi adalah sosok paling sempurna dari semua pribadi. “Aku rindu kepada ikhwan-ikhwanku,” demikian ujarnya pada suatu hari. “Kami ada di sini … Continue reading Dia, Tentang Dirinya

Ibn Hajar dan Yahudi Penjual Minyak Ter

Kereta kencana itu bergerak anggun. Kayu-kayu kokohnya yang dilak dengan logam mulia kilau-kemilau membinarkan cahaya matahari. Inilah Al-Imam ibn Hajar Al-‘Asqalani, penulis kitab Fathul Bari, penjelasan atas Shahih Al-Bukhari yang diakui para ulama tiada tandingnya sampai hari ini. Usianya tak lagi muda ketika itu, tapi ummat di Mesir memohonnya tetap menjadi Mufti sekaligus Qadhi. Maka … Continue reading Ibn Hajar dan Yahudi Penjual Minyak Ter

Jalan Tak Terduga

Segala luka dan kecewa tampaknya kan malu dan meniada... Ketika kita insyafi bahwa, Allah Yang Maha Mengatur Tak pernah keliru, tak pernah aniaya... Guru saya pernah berpesan, “tak perlu engkau bercita-cita jadi pegawai negeri!” Saya, dalam usia seputar baligh ketika itu, mengernyitkan tanya, “Mengapakah demikian, Kyai?” “Sebab pegawai negeri itu rizqinya bisa dikira-kira di setiap … Continue reading Jalan Tak Terduga