Pemuda Tampan dan Jalan Berliku

Ganimedes, Mitologi Yunani selalu punya hikayat yang membuat kita tercingak. Seperti nama yang baru kita sebut, putra Raja Tros dari Dardania, muasal bangsa Troya. Terkisah bahwa pemuda tampan ini biasa mengangon domba-dombanya merumput di Gunung Ida di Phyrgia. Pada masanya – inilah gambaran umum tentang kesahajaan calon pembesar di masa depan – sang pangeran penggembala … Continue reading Pemuda Tampan dan Jalan Berliku

Advertisements

Terpujilah Kita

Jika sebuah penghinaan tak lebih mengerikan Dibanding apa yang Allah tutupi dari kesejatian kita Maka bukankah ia adalah sebait sanjungan? Pemuda itu tak tahu dari mana sebuah kepanitiaan seminar pendidikan anak mengenal namanya. Ya, mereka ada jauh di luar kota. Tetapi mereka telah mengundangnya untuk berbicara, dan dia berprasangka baik. Dia masih tertatih belajar tentang … Continue reading Terpujilah Kita

Pengikat Kebajikan

Ar-Rahman. Dia mengajarkan Al-Quran. Dia mencipta manusia. dia ajari pandai menyampaikan. (Q.S. Ar-Rahman : 1-4) Ar-Rahman. Nama Allah yang indah ini menggambarkan keluasan kasih yang tiada pilih, kelapangan sayang yang tiada berbilang, kemerataan cinta yang tiada tara, berbilang kebaikan yang tak berhingga, dan berlimpah karunia yang takkan sanggup manusia menghitungnya. Surah yang mulia ini memang … Continue reading Pengikat Kebajikan

Pencerah Tempat dan Zaman

Kenalkan matahari pada mereka yang buta Dengan hangatnya, bukan terangnya Amir ibn Syurahbil Asy-Sya’bi adalah Imam para tabi’in di Kufah pada masanya. “Kedudukannya dalam ilmu,” demikian menurut Imam Adz-Dzahabi, “hanya dicapai oleh tiga orang lain yang sezaman dengannya. Mereka adalah Sa’id ibn Al-Musayyab di Madinah, Hasan Al-Bashri di Bashrah, dan Makhul di Syam.” Masa kecil … Continue reading Pencerah Tempat dan Zaman

Cicak di Dinding dan Keyakinan Utuh

Barang siapa memperbagus hal-hal tersembunyinya, niscaya Allah jelitakan apa yang tampak dari dirinya. Barang siapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah baikkan hubungannya dengan sesama. Barang siapa disibukkan oleh urusan agamanya, maka Allah yang akan mencukupkannya dalam perkara dunia. (Umar ibn Abdil Aziz) Seandainya kita adalah seekor cicak, mungkin sudah sejak dulu kita berteriak, “Ya … Continue reading Cicak di Dinding dan Keyakinan Utuh

Halal, Akar Kebaikan (2)

Asupan halal adalah pelembut hati yang paling mula-mula. Seseorang datang kepada Abu Abdillah Ahmad ibn Hanbal untuk mengadukan kekerasan hatinya. “Lembutkanlah hati kalian,” ujar Imam Ahmad Rahimahullah, “dengan hanya mengasup makanan yang halal.” “Sebab dengan makanan yang halal itulah,” demikian ibn Qayyim Al-Jauziyah dalam Ath-Thibbun Nabawi, “zat-zat yang masuk ke tubuh menjadi ramah kepada fitrah, … Continue reading Halal, Akar Kebaikan (2)

Halal, Akar Kebaikan (1)

Demi Allah, memastikan halalnya satu suapan ke mulutku, lebih aku sukai daripada bershadaqah seribu dinar. (Abdullah ibn Umar Radhiyallahu Anhu) Adalah Nabi SAW, kakek yang sangat penyayang. Digendongnya sang cucu Umamah binti Abil ibn Rabi’ ketika menghadap Sang Pencipta Alam. Saat beliau berdiri gagah, Umamah nyaman di papah. Saat beliau ruku’ mengiblat, gadis cilik itu … Continue reading Halal, Akar Kebaikan (1)

Sosok dan Perubahan

“Dan aku adalah kesempurnaan nikmat Allah atas orang-orang beriman!” Ungkapan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ini adalah akhir rangkaian sabda dalam menjawab pertanyaan para sahabat tentang diri beliau yang direkam Ibn Ishaq di dalam Sirahnya. Ialah penegas bagi kita; betapa kehadiran sang pembawa kabar gembira, pemberi peringatan, penyeru ke jalan Allah dengan izin-Nya, dan pelita … Continue reading Sosok dan Perubahan

Yang Yatim dan Diyatimkan

“Aku adalah anak dua orang yang disembelih.” Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang dicatat Imam Al Hakim An-Naisabury dalam Al-Manaqib ini mengenangkan kita pada dua kejadian besar. Awal-awal, bahwa sang dzabih, insan yang dikorbankan pertama-tama di garis moyang Rasulullah adalah seorang anak yang diyatimkan. Dia lahir sebagai jawaban atas doa yang tak kecewa, dalam … Continue reading Yang Yatim dan Diyatimkan

Dia, Tentang Dirinya

Di lapis-lapis keberkahan; mengenal sosok yang seiman, pribadi yang seislam, dan sahabat yang seihsan adalah nikmat yang menetap di hati, bertumbuh di jiwa, serta berbuah semanis-manisnya. Maka betapa memuncak kesyahduan itu, jika yang kita akrabi adalah sosok paling sempurna dari semua pribadi. “Aku rindu kepada ikhwan-ikhwanku,” demikian ujarnya pada suatu hari. “Kami ada di sini … Continue reading Dia, Tentang Dirinya